Monthly Archives: December 2011

:: False News Travel Fast – Sonata Arctica ::

False News Travel Fast
Artist: Sonata Arctica

I Look out the Window, I see the sun in the sky, for now,
it is not for me
Stories of old times, Black Book of Lies with no reason nor rhymes
No secrets, no disguise

Colour of the jealousy that hangs over thee
Why don’t you believe, You still do not know me
Continue reading “:: False News Travel Fast – Sonata Arctica ::” »

:: Jembatan Senyum ::

Melihat berita tentang jembatan Kutai Kartanegara yang runtuh beberapa hari lalu, saya jadi teringat tentang beberapa jembatan megah yang pernah saya lalui, dua di antaranya adalah Jembatan Ampera di Palembang dan Jembatan Tukad Bangkung di Badung Bali. Mungkin jembatan-jembatan tersebut adalah bangunan yang megah yang bisa dibuat manusia.

Fungsi jembatan itu sendiri sangat penting untuk kehidupan manusia. Banyak tempat yang dapat dicapai dengan adanya jembatan, dapat memotong biaya distribusi, dan yang pasti dapat melewati batas penghalang yang ada dalam perjalanan. Namun ada satu jembatan yang pernah diberitahukan oleh guru saya. Jembatan ini sangat unik. Jembatan ini adalah senyum. Ya, senyum, tidak lebih, tidak kurang.

Senyum adalah jembatan yang paling panjang, paling dalam, paling kokoh, paling ringan, dan paling banyak manfaatnya. Paling panjang karena senyum dapat menghubungkan hati manusia, bahkan yang terjauh sekalipun. Paling dalam karena senyum dapat menggapai relung hati manusia yang paling dalam, yang sering kali tidak dapat dicapai dengan kata-kata. Paling kokoh karena senyum dapat mengangkat beban yang sangat berat sekalipun, apapun beban itu. Paling ringan karena senyum adalah sesuatu yang sangat tipis, sangat mudah dilakukan, dan senyum sekaligus paling banyak manfaatnya karena dapat membantu melewati penghalang yang ada di dalam perjalanan kita, perjalanan menuju cita-cita kita.

Jembatan Kutai Kartanegara boleh runtuh, tapi jembatan senyum kita jangan sampai runtuh, bangun terus setiap saat, karena jembatan senyum ini dapat menyatukan kita sekaligus memperkuat kita. Mengapa kita tidak senyum mulai dari sekarang?
Let’s smile!

Tabik,

Ari Mogi 2011

http://blog.cybermogi.com