Pada kesempatan yang sangat baik, ketika Teknik Informatika UNUD mengadakan lokakarya perbaikan kurikulum, pada tanggal 18 Nopember 2011, yang bertempat di ruang Rapat gedung BJ Jurusan Ilmu Komputer, program studi Teknik Informatika Universitas Udayana. Lokakarya dengan tujuan menjadikan lulusan Teknik Informatika UNUD mampu bersaing di pasar global dan di industri nantinya, baik sebagai pelaku industri atau pun pekerja industri dalam bidang teknologi informasi/komputer; pada kesempatan itu pula Dr. Zainal A. Hasibuan dari Universitas Indonesia (Dr. Zainal A. Hasibuan from University of Indonesia) atau yang akrab dikenal sebagai pak Ucok, memberikan banyak masukan dan perbaikan bagi Teknik Informatika UNUD baik dari segi materi pengajaran Teknik Informatika UNUD, administrasi di lingkungan Teknik Informatika UNUD, maupun penelitian bagi dosen-dosen Teknik Informatika UNUD.
Pada kesempatan itu pula, pak Ucok (panggilan akrab Dr. Zainal A. Hasibuan Universitas Indonesia) memberikan informasi tentang bagaimana terjadinya penamaan Ilmu Komputer dan Teknik Informatika, yang notabene adalah sebuah bidang studi yang sama. Penamaan ini tampaknya menjadi sebuah permasalahan yang cukup pelik di masyarakat awam, karena dapat membingungkan mereka sebagai calon pengguna/stakeholder. Sehingga banyak muncul pertanyaan “apa sih bedanya ilmu komputer dan teknik informatika?”, “yang mana sebaiknya dipilih, ilmu komputer atau teknik informatika?”, dan menjadi sangat ekstrem dengan munculnya pernyataan ilmu komputer itu hanya mempelajari ilmunya komputer, tapi teknik informatika itu yang mempelajari banyak teknik-teknik komputer. Padahal yang terjadi sebenarnya tidak demikian.
Sejarah penamaan ini diawali pada saat beberapa perguruan tinggi di Indonesia akan membuka bidang studi komputer, sekitar tahun 80-an. Pada saat itu, perguruan tinggi mengirimkan tenaga-tenaga handalnya untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Universitas Indonesia, Universitas Sriwijaya, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Gadjah Mada mengirimkan dosen-dosennya untuk belajar bidang komputer di Amerika. Sementara itu, Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya mengirimkan pionir-pionirnya ke Eropa. Pada saat itu, istilah “computer science” yang merebak di Amerika dan “informatics” banyak digunakan di Eropa. Istilah “informatics” digunakan pertama kali oleh Karl Steinbuch pada tahun 1957. Steinbuch sendiri adalah seorang ahli komputer (Computer Scientist) yang berasal dari Jerman. Pada saat itu, Steinbuch menggunakan “infomatics” pada publikasi papernya yang berjudul “Informatik: Automatische Informationsverarbeitung” (“Informatics: Automatic Information Processing” – Informatika: Pemroses Informasi Otomatis). Sejak saat itulah banyak penggunaan “informatics” di kawasan Eropa. Pada waktu yang hampir bersamaan, tahun 1953, University of Cambridge Computer Laboratory membuka bidang studi “Computer Science“, dan menjadi pendidikan ilmu komputer (computer science) yang pertama kali di dunia, dan sejak saat itu, istilah “computer science” mulai digunakan di Amerika.
Ditinjau dari definisinya, ilmu komputer (computer science) adalah bidang ilmu yang mempelajari dasar-dasar teoritis dari informasi dan komputasi, dan informatika (informatics) adalah bidang ilmu yang mempelajari teori struktur, algoritma, perilaku, dan interaksi sistem alam dan buatan yang menyimpan, mengolah, akses dan mengkomunikasikan informasi. Kedua bidang ilmu ini memperlajari pengolahan informasi.
Kisah berlanjut ketika para utusan-utusan ini kembali dan mengabdikan ilmunya pada negeri, beberapa universitas membuka program studi Ilmu Komputer (terjemahan langsung dari Computer Science) dan beberapa universitas lainnya membuka program studi informatika (diserap dari kata “informatics” menggunakan kaidah-kaidah penyerapan bahasa asing). Penggunaan kata teknik ditambahkan sehingga menjadi “teknik informatika” dengan tujuan memperkuat arti rekayasa yang mempelajari pengolahan informasi. Pada akhirnya muncul semacam kebanggaan yang mengatasnamakan perbedaan penamaan ini. Beruntung, hal ini tidak berlanjut dengan adanya asosiasi-asosiasi yang menyadari persamaan ini, dan berujung pada keputusan yang menyatakan bahwa ilmu komputer dan teknik informatika adalah bidang ilmu yang sama. Untuk penggunaan penamaan di masing-masing perguruan tinggi atau penyelenggara pendidikan diberikan kebebasan, termasuk di Teknik Informatika UNUD, yang menggunakan Ilmu Komputer sebagai nama jurusan dan menggunakan Teknik Informatika sebagai nama program studi di UNUD.
Semoga dengan adanya tulisan ini dapat memberikan sedikit tambahan pengetahuan (additional knowledge) tentang Teknik Informatika dan Ilmu Komputer di Indonesia khususnya Universitas Udayana (UNUD), dan dapat membantu untuk mempertimbangkan akan mengambil bidang ilmu yang tepat untuk dipelajari, khususnya untuk calon mahasiswa/mahasiswi Teknik Informatika UNUD. Untuk informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi situs resmi Teknik Informatika UNUD
Tabik,
Ari Mogi 2012
http://www.cybermogi.com
